Sabtu, 23 September 2017

Workshop Nasional Gerakan SiBERKREASI



Banda Aceh – Festival Teknologi dan Informasi (TIK) telah diselenggarakan pada 19-20 September 2017 di Gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah, Darussalam, Banda Aceh. Rangkaian acara festival tersebut diisi dengan seminar, workshop, pameran, dan hiburan. Namun yang menarik dari beberapa  rangkaian acara pada Festival TIK adalah Workshop Nasional Gerakan SiBERKREASI. Workshop tersebut dihadiri oleh puluhan mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai universitas di Banda Aceh.
 Workshop tersebut disampaikan oleh Marsha Tengker, Fajar, dan Semuel A. Pagerapan selaku Dirjen Aplikasi dan Informatika Kementrian Komunikasi dan Informatika. Marsha Tengker menyampaikan bahwa “Setiap orang bisa berkreasi di media social namun harus menggunakannya sebagai hal yang positif sehingga dapat bermanfaat bagi orang lain”.
Gerakan SiBERKREASI merupakan gabungan dari internet cerdas, sehat, dan positif. Gerakan ini dipacu oleh maraknya penyebaran konten negative melalui internet seperti hoax, cyberbullying, dan lainnya yang tersebar di internet dapat dengan mudah diakses, sehingga kita dengan mudah percaya begitu saja tanpa mencari kebenarannya terlebih dahulu sebelum menyebarkannya kepada orang lain.
Didalam workshop tersebut juga membahas literasi digital. “Literasi digital adalah penggunaan perangkat digital seperti camera, internet, dan sebagainya. Alat-alat digital tersebut bisa bagus dan juga tidak bagus, hal ini tergantung pemakaian dari si penggunanya. Selain itu, kita juga harus berhati-hati dalam memposting sesuatu pada social media, hal ini dikarenakan sosial media dapat mencerminkan siapa diri kita.” ujar Fajar.
Aceh merupakan pengguna internet terbesar di Indonesia, hal ini salah satu alasan Festival TIK pertama kali disosialisasikan di Aceh. “Internet bisa mengajari hal-hal positif, tapi penggunaannya harus dibatasi. Selain itu, internet dunia baru yang harus diisi dengan norma-norma yang dapat merubah dunia kita, sehingga penggunaan internet harus dengan bijak dan tidak melanggar UU ITE, dan kita harus tau bagaimana internet dapat menaikkan perekonomian kita, mempermudahkan kita, dan juga mencerdaskan kita.” ujar Semuel A. Pagerapan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Workshop Nasional Gerakan SiBERKREASI

Banda Aceh – Festival Teknologi dan Informasi (TIK) telah diselenggarakan pada 19-20 September 2017 di Gedung AAC Dayan Dawood Uns...